Rabu, 30 Maret 2011

Putri malu (Mimosa pudica L)



Home Study Course. Temukan Blueprint Rahasia untuk Meraih Ribuan Dollar melalui Affiliate Marketing. Download PDF dan video gratis.

Temukan Blueprint Rahasia untuk Meraih Ribuan Dollar melalui Affiliate Marketing

1.

Judul : Uji toksisitas herba putri malu (Mimosa pudica Linn.) secara in vitro : laporan akhir penelitian
Penulis : Susilawati, Yasmiwar; Citraresmi, Ami; Iskandar, Yoppi
Penerbit : Bandung: Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran, 2007.
Deskripsi Fisik : 82 hal.
Lokasi : lap
Kode Panggil : 08/3898
Subyek : Mimosine - Toxicity testing; Mimosa pudica

2.

Judul : Putri malu sebagai obat penyakit ginjal
Sumber : Bisnis Indonesia, 4 Feb. 1993. Hal. IX (dalam: Kumpulan kliping tanaman obat III. Jakarta, PIP Trubus, [s.a.]. Hal. 74-75)
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : Tan
Abstrak : Putri malu (Mimoso pudika) merupakan salah satu tumbuhan obat yang tedapat di Indonesia. Batangnya berduri dan bila tersentuh, daunnya akan segera menguncup. Tumbuhan ini dapat dimanfaatkan sebagai obat asma, ginjal, sukar buang air kecil dan secara tidak langsung juga melancarkan pencernaan. Diterangkan pemanfaatannya dan pemakaiannya sebagai obat tradisional.

3.

Judul : Memanfaatkan tumbuhan putri malu sebagai indikator pencemaran udara
Sumber : AMERTA, 8 (1) 1993: 5-7
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : Maj-778
Abstrak : Putri malu (Mimosa pudica) merupakan tumbuhan herba memanjat, berbaring atau setengah perdu yang sangat responsif terhadap rangsangan panas, kimia atau listrik yang diarahkan padanya. Artikel ini mengulas interaksi antara polutan udara dengan tumbuhan putri malu. Sensitivitas tumbuhan ini dapat dimanfaatkan sebagai indikator pencemaran udara.

4.

Judul : Efek hepatoprotektif rebusan herba putri malu (Minosa pigra L.) pada tikus terangsang parasetanol
Sumber : Kongres Ilmiah XIII Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia: kumpulan makalah, Jakarta, 23-27 Apr 2000
Penulis : Apriyanto, Antonius
Tahun Penerbitan : 2000
Deskripsi Fisik : 7 hal.
Deskriptor : /Minosa pigra//Acetaminophen/
Kode Panggil : 615.19 Kon k

5.

Judul : Efek hipnotik infusa folia Mimosa pudica Linn, pada mencit: laporan penelitian
Penulis : Jamaludin, Maman
Penerbit : Bandung: Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, 1990.
Deskripsi Fisik : 20 hal.
Lokasi : lap
Kode Panggil : 93/2494
Subyek : Sedatives - Physiological effect; Mimosa - Therapeutic use

6.

Judul : Isolasi senyawa bioaktif dari gulma (Ageratum conyzoides, Lantana camara, Mimosa pudica dll.) dan studi pendahuluan pemanfaatannya dalam pertanian : laporan penelitian
Penulis : Supriyatna
Penerbit : Bandung: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Padjadjaran, 1990.
Deskripsi Fisik : 73 hal.

Lokasi : lap
Kode Panggil : 92/0591
Subyek : Plant bioactive compounds; Weeds - Composition; Ageratum conyzoides - Composition; Lantana camara - Composition; Mimosa pudica – Composition

7.

Judul : Efek hipnotik infusa folia Mimosa pudica Linn pada marmot : laporan penelitian
Penulis : Pohan, Wiendalina
Penerbit : Bandung: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 1991.
Deskripsi Fisik : 18 hal.
Lokasi : lap
Kode Panggil : 94/0121
Subyek : Sedatives; Mimosa pudica - Physiological effect

8.

Judul : Daya hambat in vitro bakteri Fluorescens pseudomonas dari daerah perakaran Mimosa sp. terhadap Fusarium oxysporium f. sp. cubense penyebab penyakit layu pada pisang.
Judul terjemahan : In-vitro inhibition of Fluorescens pseudomonas bacteria from Mimosa sp. roots area on Fusarium oxysporium f. sp. cubense causing Pseudomonas fluorescens on banana
Sumber : Mediagama : 1 (1) 1999: 44-46
Penulis : Sumardiyono, Christanti
Tahun Penerbitan : 1999
Deskriptor : /Biological control organisms//Pseudomonas fluorencens//Fusarium oxysporum//Mimosa/
Abstrak : The study was conducted to know the inhibition growth of Pseudomonas fluorescens from Mimosa rhizosphere to the fungus Fusarium oxysporum f. sp. cubense, the causal agent of Fusarium wilt on banana. The isolates will be used as antagonistic agent in controlling Fusarium wilt. The experiment was done by double layer plate methods with King's B medium for the bacteria and PDA for Fusarium. The result showed that 76.74 persen of Pseudomonas fluorescens isolates from Mimosa's rhizosphere inhibited growth of Fusarium oxysporum f. sp. cubense. It seem that the inhibition is due to the antibiotic effect produced by Pseudomonas fluorescens bacteria.
(Pengarang)

9.

Judul : Isolasi steroid dari daun puteri malu (Mimosa invisa) dengan pelarut n-heksana.
Judul terjemahan : The isolation of steroid from Mimosa invisa (puteri malu) using n-hexane solvent
Sumber : Jurnal Penelitian Sains : (10) 2001: 50-57
Penulis : Ferlinahayati
Tahun Penerbitan : 2001
Deskriptor : /Chemical analysis//Steroid//Mimosa invisa/
Abstrak : Telah dilakukan isolasi steroid dari daun Mimosa invisa dengan metoda maserasi menggunakan pelarut n-heksana. Pemisahan dilakukan dengan kromatografi kolom menggunakan eluen n-heksana dan etil asetat secara elusi bergradien dan rekristalisasi dengan methanol.
Hasil isolasi berupa kristal berbentuk jarum dengan titik leleh 144 - 146derajad C. Spektrum memberikan max (MeOH) pada 208,7 nm. Spektrum inframerah memberikan serapan pada bilangan gelombang (cm-1) 3419,9; 2934,2; 2862,9; 1630, 1660; 1465,8; 1383; 1035,3; dan 971,3. GC-MS memperlihatkan waktu retensi (menit) dan M+) masing-masing adalah 21,883 (400); 22,5 (412) dan 23,367 (414). Dari data yang ada diduga bahwa kristal steroid hasil isolasi adalah ergost-5-en-3B-ol, stigmast-5,22-dien-3B-ol dan stigmast-5-en-3B-ol. (Pengarang)

10.

Judul : Penggunaan mimosa pada penyamakan ulang untuk pembuatan kulit boks rajah buatan
Sumber : Seminar Nasional Industri Kulit, Karet dan Plastik ke 2: prosiding, Yogyakarta, 27 Jun 2002
Penulis : Widari
Tahun Penerbitan : 2002
Deskripsi Fisik : 8 hal.
Deskriptor : /Mimosa//Tanning/
Kode Panggil : 338.476684 Sem p

11.

Judul : Bio-(Light) sensor performed by leaves of Puteri Malu (Mimosa pudica L.)
Sumber : Berkala Ilmiah Biologi
Penulis : Hariyadi
Tahun Penerbitan : 2005
Deskripsi Fisik : 4 (5) 2005 : 315-324
Lokasi : maj
Deskriptor : Mimosa pudica
DDC : 583
Abstrak : Pengamatan terhadap fenomena gerakan daun oleh perubahan intensitas cahaya yang mengenainya telah dilakukan pada tanaman putri malu (Mimosa pudica L.). Fenomena umum yang biasa kita perhatikan adalah petiole/dahan tanaman tersebut akan rebah/drop secara serta-merta jika bagian tanaman tersebut sentuhan, tekanan atau jilatan api dan kemudian akan kembali ke keadaan normal setelah beberapa waktu tertentu. Sementara itu fenomena gerakan daun akibat perubahan intensitas cahaya dengan petiole pada keadaan normal belum pernah dilaporkan. Untuk itu telah dilakukan pengamatan menggunakan teknik perambatan ultrasonik. Dari hasil pengamatan telah diperoleh derah ke-sensitif-an yaitu batasab jumlah intensitas cahaya yang mengenai daun sehingga menyebabkan gerakan daun sedangkan petiole pada posisi normal. Daerah ini berada pada nilai intensitas dari sekitar 40 hingga 230 lux. Sedangkan waktu yang digunakan oleh daun untuk kembali ke keadaan normal setelah menutup dan sebaliknya yaitu dari keadaan membuka ke menutup masing-masing adalah sekitar 40 menit dan 50 menit. Pengamatan fenomena ini merupakan fenomena baru yang memungkinkan dikembangkan untuk berbagai aplikasi seperti untuk indikator deteksi lingkungan atau aplikasi di bidang militer. (Pengarang)

Dokumen lengkap dapat dipesan melalui:

PDII-LIPI

Telp. 021-7560537

E-mail: pdiiserpong@yahoo.com

Rabu, 12 Januari 2011

Alang-alang / Ilalang -1



Home Study Course.
Temukan Blueprint Rahasia untuk Meraih Ribuan Dollar dari Affiliate Marketing. Download PDF dan VIDEO GRATIS.

Temukan Blueprint Rahasia untuk Meraih Ribuan Dollar melalui Affiliate Marketing


1.
Judul : Masalah alang-alang di Indonesia
Judul terjemahan : Alang-alang, Imperata cylindrica problems in Indonesia
Sumber : Agro-Ekonomika , 14 (20) 1983: 105-109
Penulis : Hans, Jen Zaenal Asyikin
Tahun Penerbitan : 1983
Deskriptor : Imperata cylindrical

2.
Judul : Pengaruh sistem penanaman dan jarak tanam terhadap pertumbuhan Pinus merkusii, Eucalyptus deglupta dan Eucalyptus alba di padang alang-alang Kemampo, Sumatera Selatan
Judul terjemahan : The effect of planting system, and spacing on the growth rate of P. merkusii, E. deglupta and E. alba on alang-alang vegetation at Kemampo, South Sumatra
Sumber : Laporan Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan , (425) 1984: 14 p. + app.
Penulis : Masano
Tahun Penerbitan : 1984
Deskriptor : Plant growth

3
Judul : Pengolahan tanah dan pengendalian gulma pada daerah alang-alang di tanah podsolik merah kuning
Judul terjemahan : Land preparation and weed control for corn on red-yellow podsolic soils
Sumber : Penelitian Pertanian , 4 (2) 1984: 68-70
Penulis : Syam, Mahyuddin
Tahun Penerbitan : 1984
Deskriptor : Soil types

4
Judul : Pengujian herbisida dan bahan aditif untuk pengendalian alang-alang
Judul terjemahan : Herbicides and additives screening for alang-alang control
Sumber : Laporan Penelitian Balai Penelitian Perkebunan Sembawa , 2 (1-2) 1985: 12-18
Penulis : Bacon, Philip
Tahun Penerbitan : 1985
Deskriptor : Imperata cylindrica

5.
Judul : Pemberantasan alang-alang pada tanaman karet belum menghasilkan
Judul terjemahan : Alang-alang control in immature rubber plantations
Sumber : Buletin Perkebunan , 12 (3) 1981: 107-116
Penulis : Kustiyanti, Tuti
Tahun Penerbitan : 1981
Deskriptor : Rubber trees

6.
Judul : Pengawetan jerami padi dan alang-alang dengan sistem Hay-lage untuk makanan ternak sapi
Judul terjemahan : Preserving rice straw and Imperata-cylindrica using the Hay-lage system for use as cattle feed
Sumber : Buletin Informasi Pertanian Banjarbaru , (03) 1983/84: 6-8
Tahun Penerbitan : 1984
Deskriptor : Rice straw

7.
Judul : Aktivitas alelopati alang-alang 'Imperata cylindrica (L.) Beauv.' pada perkecambahan benih karet
Judul terjemahan : Allelopathic activity of alang-alang Imperata cylindrica (L.) Beauv. on the germination of Hevea seeds
Sumber : Buletin Perkaretan , 3 (3) 1985: 74-77
Penulis : Karyudi
Tahun Penerbitan : 1985
Deskriptor : Rubber crops

8.
Judul : Pengaruh kebakaran terhadap komposisi vegetasi pada padang alang-alang diBukit Telikur, Kalimantan Selatan
Judul terjemahan : Effects of fire on vegetative composition of alang-alang grassland areaat Bukit Telikur, South Kalimantan
Sumber : Bul Penelit Hutan, (475) 1986: 21-28
Penulis : Wibowo, Ari
Tahun Penerbitan : 1986
Deskriptor : Imperata cylindrica

9.
Judul : Pengendalian alang-alang Imperata cylindrica dengan kombinasi cara mekanis dan biologis
Judul terjemahan : The control of jungle grass (Imperata cylindrica) by way of combination of biological and mechanical methods
Sumber : Warta Perkaret, 4 (2) 1985: 18-22
Penulis : Sunarwidi
Tahun Penerbitan : 1985
Deskriptor : Weed control

10.
Judul : Pengendalian alang-alang (Imperata cylindrica) dengan kombinasi cara mekanis dan biologis
Sumber : Konperensi Nasional Karet: Prosiding, Medan, 25-27 November 1986
Penulis : Sunarwidi
Tahun Penerbitan : 1986
Deskripsi Fisik : 11 hal
Deskriptor : Biological control
Kode Panggil : 633.895 2 Kon p

11.
Judul : Pengapuran, pemberian gambut dan jerami alang-alang, serta pemupukan fosfat pada tanah sulfat masam di Karang Agung Ulu
Sumber : Risalah Lokakarya Pola Usahatani, Bogor, 2-3 Sep 1986
Penulis : Subiksa, I.G.M.
Tahun Penerbitan : 1986
Deskripsi Fisik : 8 hal
Deskriptor : Swamps
Kode Panggil : 630 Lok r

12.
Judul : Budi daya padi gogo tanpa pengolahan tanah di lahan alang-alang podzolik merah kuning
Sumber : Kongres Nasional IV Himpunan Ilmu Tanah Indonesia: Prosiding, Bogor,10-13 Des 1985
Penulis : Bangun, Pirman
Tahun Penerbitan : 1985
Deskripsi Fisik : 9 hal
Deskriptor : Rice
Kode Panggil : 631.4 Him p

13.
Judul : Penggunaan alang-alang (Imperata cylindrica) dalam ransum pada sapi persilangan simental Ongole
Sumber : Seminar Nasional Pengembangan Peternakan di Sumatera dalam Menyongsong Era Tinggal Landas, Padang, 14-15 Sep 1988
Penulis : Kamaruddin, Azinar
Tahun Penerbitan : 1988
Deskripsi Fisik : 6 hal
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 636.009 598 1 Sem p

14.
Judul : Budidaya jagung hibrida tanpa olah tanah menggunakan glifosat di lahan penuh alang-alang
Sumber : Seminar II Budidaya Pertanian Tanpa Olah Tanah: Prosiding, Bogor, 20 Des1988
Penulis : Soebardja, Benny
Tahun Penerbitan : 1988
Deskripsi Fisik : 6 hal
Deskriptor : Cultivation
Kode Panggil : 631.5 Sem p

15.
Judul : Selektivitas ethylenedianine glyphosate terhadap tanaman jagung di lahan alang-alang terbuka
Sumber : Seminar II Budidaya Pertanian Tanpa Olah Tanah: Prosiding, Bogor, 20 Des1988
Penulis : Sudiman, Agus
Tahun Penerbitan : 1988
Deskripsi Fisik : 12 hal
Deskriptor : Maize
Kode Panggil : 631.5 Sem p

16.
Judul : Penyiapan hutan industri dalam rehabilitasi lahan alang-alang dengan herbisida assault
Sumber : Seminar II Budidaya Pertanian Tanpa Olah Tanah: Prosiding, Bogor, 20 Des1988
Penulis : Ismail, T.
Tahun Penerbitan : 1988
Deskripsi Fisik : 11 hal., lamp
Deskriptor : Forestry
Kode Panggil : 631.5 Sem p

17.
Judul : Influence of tillage and N fertilizer on soil N, decomposition of alang-alang (Imperata cylindrica) and corn production on alang-alang land
Sumber : International on Nutrient Management for Food Crop Production in TropicalFarming System, Malang, Oct 19-24, 1987
Penulis : Utomo, U.
Tahun Penerbitan : 1987
Deskripsi Fisik : 15 hal
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 631.422 Int

18.
Judul : The Performance of upland rice established on alang-alang dominated area after various techniques of alang-alang control
Sumber : Biotropia : (5) 1991/1992: 10-14
Penulis : Tjitrosemito, Soekisman
Tahun Penerbitan : 1992
Deskriptor : Upland rice

19.
Judul : Pengaruh pengukuran terhadap daya cerna in-vitro bahan kering, bahan organik dan dinding sel alang-alang
Judul terjemahan : The in-vitro digestibility of the dry, organic and cell walls of Imperata cylindrica
Sumber : Bovine: majalah Ilmiah Fakultas Peternakan UNRAM : 2 (4) 1991: 5-8
Penulis : Harjono
Tahun Penerbitan : 1991
Deskriptor : Digestibility

20.
Judul : Pengaruh penggunaan alang-alang segar pada ransum terhadap berat dan tebal kulit kambing jantan lokal
Judul terjemahan : The effect of fresh coarse grasses (Imperata cylindrica) in ration on the weight and skin thickness of male goats
Sumber : Bovine: majalah Ilmiah Fakultas Peternakan UNRAM : 2 (6) 1991: 11-14
Penulis : Pardi
Tahun Penerbitan : 1991
Deskriptor : Goats

21.
Judul : Pemilihan jenis pohon untuk sekat bakar pada areal alang-alang di Tanjungan, Lampung Selatan
Judul terjemahan : Selecting tree species as fire breaker in coarse grass areas in Tanjungan, South Lampung
Sumber : Buletin Penelitian Hutan : (537) 1991: 1-11
Penulis : Wibowo, Ari
Tahun Penerbitan : 1991
Deskriptor : Imperata cylindrica

22.
Judul : Sifat bahan bakar dan perilaku kebakaran pada areal alang-alang di bawah tegakan Acacia mangium di Depok, Jawa Barat
Judul terjemahan : Fuel and fire characteristics on coarse grass under the Acacia mangium stands in Depok, West Java
Sumber : Buletin Penelitian Hutan : (544) 1991: 1-7
Penulis : Wibowo, Ari
Tahun Penerbitan : 1991
Deskriptor : Fuels

23.
Judul : Uji efikasi herbisida roundup terhadap alang-alang (Imperata cylindrica Beauv) pada lahan terbuka dan di bawah tegakan Acacia mangium
Judul terjemahan : Efficacy test of herbicide application to Imperata cylindrica Beauv on open land areas and among Acacia mangium plants
Sumber : Buletin Penelitian Hutan : (551) 1992: 15-53
Penulis : Nazif, M.
Tahun Penerbitan : 1992
Deskriptor : Imperata cylindrica

24.
Judul : Inventarisasi dan karakterisasi lahan alang-alang
Sumber : Seminar Lahan Alang-alang: prosiding, Bogor, 1 Des 1992
Penulis : Soekardi, M.
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 17 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 632.58 Sem p

25.
Judul : Inventarisasi agihan lahan alang-alang dengan analisis citra penginderaan jauh di Indonesia
Sumber : Seminar Lahan Alang-alang: prosiding, Bogor, 1 Des 1992
Penulis : Sumardiyono
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 9 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 632.58 Sem p

26.
Judul : Alternatif teknik rehabilitasi dan pemanfaatan lahan alang-alang
Sumber : Seminar Lahan Alang-alang: prosiding, Bogor, 1 Des 1992
Penulis : Sri Adiningsih, J.
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 20 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 632.58 Sem p

27.
Judul : Permasalahan dan penanggulangan lahan alang-alang
Sumber : Seminar Lahan Alang-alang: prosiding, Bogor, 1 Des 1992
Penulis : Sudharto, Tato
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 20 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 632.58 Sem p

28.
Judul : Pemanfaatan lahan alang-alang untuk pengembangan tanaman makanan ternak pada usahatani di Indonesia
Sumber : Seminar Lahan Alang-alang: prosiding, Bogor, 1 Des 1992
Penulis : Siregar, M.E.
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 9 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 632.58 Sem p

29.
Judul : Pendayagunaan lahan alang-alang (Imperata cylindrica L. Raeuschel) untuk tanaman perkebunan
Sumber : Seminar Lahan Alang-alang: prosiding, Bogor, 1 Des 1992
Penulis : Subagyo, Tantono
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 11 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 632.58 Sem p

30.
Judul : Teknologi budidaya tanaman industri pada lahan alang-alang
Sumber : Seminar Lahan Alang-alang: prosiding, Bogor, 1 Des 1992
Penulis : Darwis S.N.
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 9 hal.
Deskriptor : Industrial crops
Kode Panggil : 632.58 Sem p

31.
Judul : Pemanfaatan lahan alang-alang untuk hutan tanaman industri
Sumber : Seminar Lahan Alang-alang: prosiding, Bogor, 1 Des 1992
Penulis : Gintings, A. Ngaloken
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 11 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 632.58 Sem p

32.
Judul : Ekonomi, institusi dan pengendalian alang-alang
Sumber : Seminar Lahan Alang-alang: prosiding, Bogor, 1 Des 1992
Penulis : Pakpahan, Agus
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 11 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 632.58 Sem p

33.
Judul : Pemanfaatan dan status tanah alang-alang
Sumber : Seminar Lahan Alang-alang: prosiding, Bogor, 1 Des 1992
Penulis : Rahayu, Retno Esti
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 10 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 632.58 Sem p

34.
Judul : Pengaruh ekstrak rhizoma alang-alang terhadap perkecambahan biji anggrek hitam (Coelogyne pandurata lina L.)
Sumber : Konperensi Himpunan Ilmu Gulma Indonesia: prosiding, Ujung Pandang, 6-8 Ags 1992
Penulis : Sardjono, Hanna Sukarmi
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 4 hal.
Deskriptor : Seeds
Kode Panggil : 632.58 Kon p

35.
Judul : Upaya mempertinggi ketahanan hujan glifosat dalam pengendalian alang-alang (Imperata cylindrica (L.) beauv)
Sumber : Konperensi Himpunan Ilmu Gulma Indonesia: prosiding, Ujung Pandang, 6-8 Ags 1992
Penulis : Utomo, Is Hidayat
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 7 hal.
Deskriptor : Glyphosate
Kode Panggil : 632.58 Kon p

36.
Judul : Efektivitas herbisida glifosat pada pertumbuhan alang-alang (Imperata cylindrica L. Beauv) dan pengaruhnya pada tanaman jagung (zea mays L.)
Sumber : Konperensi Himpunan Ilmu Gulma Indonesia: prosiding, Ujung Pandang, 6-8 Ags 1992
Penulis : Moenandir, Jody
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 4 hal.
Deskriptor : Herbicides
Kode Panggil : 632.58 Kon p

37.
Judul : Konversi padang alang-alang ke arah sistem produksi pertanian yang berkelanjutan dengan menggunakan tanaman tahunan dan semusim
Sumber : Lokakarya Nasional Agroforestry: prosiding, Bogor, 24-26 Ags 1993
Penulis : Tjitrosoedirdjo, Soekisman
Tahun Penerbitan : 1993
Deskripsi Fisik : 8 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 634.99 Lok p

38.
Judul : Persiapan tanam padi gogo dengan zero tillage pada lahan alang-alang podsolik merah kuning
Sumber : Lokakarya Penelitian Komoditas dan Studi Khusus 1991: prosiding, Bogor, 13-15 Mei 1991
Penulis : Bangun, Pirman
Tahun Penerbitan : 1991
Deskripsi Fisik : 15 hal.
Deskriptor : Rice
Kode Panggil : 633.18 Lok p

39.
Judul : Penampilan karakter agronomik galur kedelai pada beberapa sistem oleh lahan bekas alang-alang
Sumber : Lokakarya Penelitian Komoditas dan Studi Khusus 1992: prosiding, Bogor, 25-27 Ags 1992
Penulis : Tetaley, Endang Setiaty
Tahun Penerbitan : 1992
Deskripsi Fisik : 5 hal.
Deskriptor : Agronomic characters

40.
Judul : Merubah lahan alang-alang menjadi hutan: mimpi atau kenyataan - hasil dari satu dasawarsa penelitian
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Kuusipalo, Jussi
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 3 hal.
Deskriptor : Land management
Kode Panggil : 634.99 Sem p

41.
Judul : Pemilihan jenis dan provenansi dalam reboisasi lahan alang-alang pada proyek kerjasama kehutanan Indonesia - Finlandia di Kalimantan Selatan 1986-1993
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Vuokko, Risto
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 2 hal.
Deskriptor : Reforestation
Kode Panggil : 634.99 Sem p

42.
Judul : Kegiatan-kegiatan silvikultur pada reboisasi alang-alang
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Otsamo, Antti
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 2 hal.
Deskriptor : Reforestation
Kode Panggil : 634.99 Sem p

43.
Judul : Pengendalian api lahan: pengalaman dari areal percobaan tanaman Riam Kiwa yang dibangun di lahan alang-alang
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Segala, Arif P.S.
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 2 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 634.99 Sem p

44.Judul : Perkembangan pemanenan kayu berukuran kecil untuk industri pulp dan kertas di Indonesia
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Hakkila, Pentti
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 3 hal.
Deskriptor : Harvesting
Kode Panggil : 634.99 Sem p

45.
Judul : Sifat-sifat kayu dan potensi pemanfaatan jenis pohon cepat tumbuh di Indonesia
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Laurila, Ritta
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 2 hal.
Deskriptor : Wood
Kode Panggil : 634.99 Sem p

46.
Judul : Hutan tanaman di Indonesia - pandangan pada rotasi kedua
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Sumitro, Achmad
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 1 hal.
Deskriptor : Agroforestry
Kode Panggil : 634.99 Sem p

47.
Judul : Keynote address: reforestation and economic development in Indonesia
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Haeruman, Herman
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 8 hal.
Deskriptor : Reforestation
Kode Panggil : 634.99 Sem p

48.
Judul : Turning glassland into forest: a dream or reality? results from a decade of research
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Kusipalo, Jussi
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 5 hal.
Deskriptor : Forests
Kode Panggil : 634.99 Sem p

49.
Judul : Reforestation as an investment
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Rissanen, Heikki
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 17 hal.
Deskriptor : Reforestation
Kode Panggil : 634.99 Sem p

50.
Judul : Species and provenance selection in grassland reforestation results from South Kalimantan
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Vuokko, Risto
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 25 hal.
Deskriptor : Reforestation
Kode Panggil : 634.99 Sem p

51.
Judul : A Proper nursery
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Valli, Iikka
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 15 hal.
Deskriptor : Reforestation
Kode Panggil : 634.99 Sem p

52.
Judul : Silvicultural operations in grassland reforestation
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Otsamo, Antti
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 9 hal.
Deskriptor : Silviculture
Kode Panggil : 634.99 Sem p

53.
Judul : Land five control-experiences from Rian Kiwa plantation area estabilished on alang-alang grassland
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Sagala, Arief P.S.
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 12 hal.
Deskriptor : Fire prevention and control
Kode Panggil : 634.99 Sem p

54.
Judul : Agroforestation: getting smallholders involved in reforestation - market - driven smallholder timber production on the frontier
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Garrity, Dennis
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 4 hal.
Deskriptor : Agroforestry
Kode Panggil : 634.99 Sem p

55.
Judul : The Development of small-log harvesting for the Indonesian pulp and paper industries
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Hakkila, Pentti
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 3 hal.
Deskriptor : Pulp and paper industry
Kode Panggil : 634.99 Sem p

56.
Judul : Wood properties and utilization potential of fast growing tree species in Indonesia
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Laurila, Ritta
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 14 hal.
Deskriptor : Wood
Kode Panggil : 634.99 Sem p

57.
Judul : Forest plantations in Indonesia: the Outlook of the second rotation
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Sumitro, Achmad
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 12 hal.
Deskriptor : Forests
Kode Panggil : 634.99 Sem p

58.
Judul : Pemasyarakatan agro kehutanan: menempatkan petani kecil dalam reboisasi-produksi kayu skala kecil yang dikendalikan pasar di garis perbatasan
Sumber : Seminar on From Grassland to Forest: Profitable and Sustainable Reforestation of Alang-alang Grasslands in Indonesia: prosiding, Jakarta, 11-12 Jan 1994
Penulis : Garrity, Dennis
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 1 hal.
Deskriptor : Agroforestry
Kode Panggil : 634.99 Sem p

59.
Judul : Penelitian rehabilitasi dan peningkatan produktivitas lahan alang-alang
Sumber : Seminar Nasional Budaya Pertanian Olah Tanah Konservasi V: prosiding, Bandar Lampung, 8-9 Mei 1995
Penulis : Mulyadi
Tahun Penerbitan : 1995
Deskripsi Fisik : 13 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 631.51 Sem p

60.
Judul : Pengendalian terpadu alang-alang untuk budidaya kedelai
Sumber : Seminar Balai Penelitian Tanaman Pangan Sukarami: risalah, Sukarami, 5-7 Des 1994
Penulis : Lamid, Zainal
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 7 hal.
Deskriptor : Weed control
Kode Panggil : 633 Sem r

61.
Judul : Penggunaan kapur dan pupuk P untuk memperbaiki sifat-sifat tanah podsolik (ultisols) pada lahan alang-alang (Imperata cylindrica)
Sumber : Seminar Forum Komunikasi Penelitian Tanah dan Agroklimat: kumpulan makalah, Bogor, 27 Mei 1994
Penulis : Nursyamsi, D.
Tahun Penerbitan : 1994
Deskripsi Fisik : 7 hal.
Deskriptor : Lime
Kode Panggil : 631.46 Sem k

62.
Judul : Rehabilitasi lahan alang-alang dengan sistem budidaya lorong di Pakenjeng, Kabupaten Garut
Sumber : Pertemuan Teknis Penelitian Tanah dan Agroklimat: prosiding, Cisarua Bogor, 10-12 Jan 1996
Penulis : Dariah, Ai
Tahun Penerbitan : 1996
Deskripsi Fisik : 11 hal.
Deskriptor : Arid soils
Kode Panggil : 631.46 Per p

63.
Judul : Etnobotani alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Beauv.): pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat di Pulau Timor NTT
Sumber : Seminar dan Pameran Ilmiah: prosiding, Bogor, 6-6 Des 1995
Penulis : Rahayu, Mulyati
Tahun Penerbitan : 1995
Deskripsi Fisik : 2 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 581.634 Sem p
Abstrak : Alang-alang umumnya dikenal sebagai tumbuhan liar atau pengganggu, namun di Pulau Timor tumbuhan ini mempunyai nilai penting. Jenis ini umumnya dijumpai tumbuh liar di savana atau padang penggembalaan. Hasil penelitian di beberapa daerah di Pulau Timor, jenis ini dimanfaatkan sebagai salah satu bahan atap rumah, obat dan dianggap mempunyai arti magik. Informasi selengkapnya tentang penggunaan dan aspek etnobotani lainnya akan di bahas dalam makalah ini.

64.
Judul : Uji coba penggunaan tegakan agroforestry campuran petai dan gamelina di lahan alang-alang di Riam Kiwa, Kalimantan Selatan
Sumber : Ekspose Hasil-hasil Penelitian Balai Teknologi Reboisasi Palembang: prosiding, Palembang, 28-29 Mar 1996
Penulis : Sagala, A.P.S.
Tahun Penerbitan : 1996
Deskripsi Fisik : 3 hal.
Deskriptor : Agroforestry
Kode Panggil : 634.9 Eks p

65.
Judul : Alang-alang (Imperata cylindrica (L.1 Beauv.) mengubah sifat kimia dan biokimia tanah tercemar timah hitam
Sumber : Seminar Nasional Biologi XV Perhimpunan Biologi Indonesia (PBI): prosiding, Bandar Lampung, 24-26 Jul 1997
Penulis : Salam, Abdul Kadir
Tahun Penerbitan : 1997
Deskripsi Fisik : 4 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 574.6 Sem p

66.
Judul : Karakteristik komunitas nematoda parasitik tumbuhan pada lahan pertanaman ketela pohon (Manihot esculenta) dan padang alang-alang (Imperata cylindrica) di Tulang Bawang Lampung Utara
Sumber : Seminar Nasional Biologi XV Perhimpunan Biologi Indonesia (PBI): prosiding, Bandar Lampung, 24-26 Jul 1997
Penulis : Swibawa, I.G.
Tahun Penerbitan : 1997
Deskripsi Fisik : 3 hal.
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 574.6 Sem p

67.
Judul : Pemanfaatan tanaman legum penutup tanah (Legum cover crop = LCC) pada lahan kritis alang-alang podsolik merah kuning
Sumber : Lokakarya Program Kajian Teknologi dalam Mendukung Pembangunan Pertanian di Sulawesi Tenggara, Kendari, 3-4 Nop. 1998
Penulis : Kartono, Gatot
Tahun Penerbitan : 1998
Deskripsi Fisik : 14 hal.
Deskriptor : Legumes
Kode Panggil : 630.95984 Lok p

68.
Judul : Pola pengembangan hijauan pakan pada lahan kering alang-alang
Sumber : Lokakarya Program Kajian Teknologi dalam Mendukung Pembangunan Pertanian di Sulawesi Tenggara, Kendari, 3-4 Nop. 1998
Penulis : Kartono, Gatot
Tahun Penerbitan : 1998
Deskripsi Fisik : 6 hal.
Deskriptor : Feeds
Kode Panggil : 630.95984 Lok p

69.
Judul : Studi komparatif penggunaan urea tablet dan urea prill pada padi gogo di lahan bekas alang-alang
Sumber : Seminar Peningkatan Produksi Padi Nasional melalui Sistem Tabela Padi Sawah dan Pemanfaatan Lahan Kurang Produktif: prosiding, Bandar Lampung, 9-10 Des 1998
Penulis : Handayani, Iin P.
Tahun Penerbitan : 1998
Deskripsi Fisik : 7 hal.
Deskriptor : Urea
Kode Panggil : 633.18 Sem p

70.
Judul : Kajian pertumbuhan dan hasil padi gogo (Oryza sativa L>) yang tumbuh bersama alang-alang (Imperata cylindrica (L). Baeuv.)
Sumber : Seminar Peningkatan Produksi Padi Nasional melalui Sistem Tabela Padi Sawah dan Pemanfaatan Lahan Kurang Produktif: prosiding, Bandar Lampung, 9-10 Des 1998
Penulis : Inoriah, Entang
Tahun Penerbitan : 1998
Deskripsi Fisik : 3 hal.
Deskriptor : Rice
Kode Panggil : 633.18 Sem p

71.
Judul : Pemanfaatan mulsa alang-alang segar untuk pengendalian gulma kedelai
Judul terjemahan : Utilization of "Alang-alang" as fresh mulch for controlling soybean weeds
Sumber : Pemberitaan Penelitian Sukarami : (22) 1993: 31-34
Penulis : Lamid, Zainal
Tahun Penerbitan : 1993
Deskriptor : Imperata cylindrica

72.
Judul : Variasi ekotipik klon alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Raeuschel) di Indonesia dengan telaah khusus Daerah Bogor dan sekitarnya
Judul terjemahan : Ecotypic variations of "Alang-alang" clones (Imperata cylindrica (L.) Raeuschel) in Indonesia with special reference to Bogor Area and its surroundings
Sumber : Buletin Agronomi : 21 (1) 1993:1-15
Penulis : Yakup
Tahun Penerbitan : 1993
Deskriptor : Imperata cylindrica
Abstrak : Penelitian untuk mengetahui variasi klon alang-alang dilaksanakan di Biotrop, Bogor dari bulan Maret sampai dengan September 1992. Klon alang-alang dikumpulkan darii daerah Bogor dan sekitarnya, serta dari berbagaii daerah lain d Indonesiia. Sebanyak 40 klon alang-alang di tumbuhkan pada kondisi lingkungan yang sama di rumah kaca. Pengamatan dilakukan terhadap 14 karakter morfolog pertumbuhan, dan tiga macam isozim diujikan, yyaiitu: peroksidase (PER), esterase (EST), dan asam phosphatase (ACP).Hasil penelitian menunjukkan terjadinya variasi yang tinggi antar berbagai klon alang-alang yang diteliti. Ada indikasi bahwa berbagai ekotipe klon alang-alang telah terbentuk akibat kisaran kondisii ekologis dan geografis yang luas. Klon alang-alang daerah Bogor dan sekitarnya memperlihatkan ciri ekotipik yang mencerminkan pengaruh ketinggian tempat habitat asal, sedangkan ciri ekotipik klon alang-alang dari berbagaii daerah di Indonesia banyak berkaitan dengan kondisii lingkungan lokal yang kompleks. Ciri ekotipik klon alang-alang dataran tinggi berupa habtus pertumbuhan yang tinggii dan besar dengan nisbah tajuk/rhizom+akar yang tinggii, sebaliknya klon alang-alang dataran rendah mempunya habitus pertumbuhan yang bervariasi dengan nisbah tajuk/rhizom+akar yang rendah kecuali pada klon alang-alang yang berhabitus kecil. Pengelompokan klon alang-alang berdasarkan karakter morfologi pertumbuhan cenderung mencerminkan pengaruh ketinggian tempat, sedangkan pengelompokkan berdasarkan pola pita cenderung mencerminkan pengaruh letak geografis daerah asal. Perbedaan antara pengelompokkan berdasarkan karakter morfologi pertumbuhan dengan pengelompokkan berdasarkan pola pita isozim menunjukkan bahwa kedua metode bersifat saling melengkapi.

73.
Judul : Identifikasi akar alang-alang
Judul terjemahan : Identification of imperata's root
Sumber : Warta Balai Industri Banjarbaru : 7 (1) 1992: 32-38
Penulis : Arsad, Effendi
Tahun Penerbitan : 1992
Deskriptor : Imperata cylindrica

74.
Judul : Pengaruh penyiraman dan intensitas cahaya terhadap transpirasi alang-alang (Imperata cylindrica)
Judul terjemahan : The effect of watering and light intensity towards transpiration of coarse grass (Imperata cylindrica)
Sumber : Sellula: media informasi biologi struktur dan fungsi : (2) 1993: 37-46
Penulis : Sri Haryanti
Tahun Penerbitan : 1993
Deskriptor : Imperata cylindrica

75.
Judul : Pengaruh pencucian terhadap efikasi beberapa konsentrasi glyphosate pada alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Beauv.)
Judul terjemahan : The effect of rainfastness on the efficacy of several concentrations of glyphosate against Imperata cylindrica (L.) Beauv
Sumber : Buletin Penelitian Teh dan Kina : 6 (1-2) 1992: 7-22
Penulis : Sanusi, Mucharam
Tahun Penerbitan : 1992
Deskriptor : Imperata cylindrica
Abstrak : Percobaan untuk mengetahui pengaruh waktu pencucian oleh "hujan" setelah penyemprotan glyphosate dengan berbagai jumlah air pelarut, pada alang-alang (Imperata cyclindrica) telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Arjasari, Jawa Barat, pada bulan Mei-Agustus 1982. Pencucian oleh hujan buatan setara dengan intensitas 3 mm per 7,5 menit, dilakukan pada 2, 4, 6 dan 8 jam setelah penyemprotan Roundup pada dosis 8 l dengan jumlah air pelarut 100, 200, 400 dan 800 l per hektar. Hasil pengamatan hingga 12 minggu setelah menyemprotkan menunjukkan perbedaan pengaruh yang nyata diantara perlakuan waktu-pencucian setelah penyemprotan glyphosate. Pencucian yang terjadi 8 jam setelah penyemprotan glyphosate menunjukkan efikasi yang paling baik terhadap alang-alang, akan tetapi tidak berbeda nyata dengan waktu pencucian 6 jam setelah penyemprotan. Sedangkan waktu-pencucian 2 jam dan 4 jam setelah penyemprotan menghasilkan efikasi yang lebih rendah dan berbeda nyata dibandingkan dengan waktu-pencucian 8 jam setelah penyemprotan. Penurunan efikasi akibat pencucian tersebut, terjadi pada semua perlakuan jumlah air pelarut yang dicoba. Tidak terdapat interaksi antara pengaruh waktu-pencucian setelah penyemprotan dengan jumlah air pelarut yang dicoba. Penggunanan jumlah air pelarut yang lebih rendah cenderung menghasilkan efikasi yang lebih baik.

76.
Judul : Status mineral Ca dan P pada ternak sapi yang diberi alang-alang sebagai pengganti rumput lapangan
Judul terjemahan : Status of Ca and P minerals on livestock which are given grass as substitute field grass
Sumber : Majalah Ilmiah Universitas Jambi : (33) 1993: 40-47
Penulis : Afdal, M.
Tahun Penerbitan : 1993
Deskriptor : Cattle

77.
Judul : Penempelan benih tiram pada kolektor yang dipasang pada kedalaman berbeda di perairan Pulau Alang Kepulauan Riau
Judul terjemahan : Attachment of oyster culture on collectors placed at different depths at Alang Island, Riau Islands
Sumber : Warta Balitdita : 6 (1) 1994: 10-12
Penulis : Irianto, Agus
Tahun Penerbitan : 1994
Deskriptor : Oyster culture

78.
Judul : Pengaruh pemberian nitrogen, fosfat dan kerapatan tanam terhadap pertumbuhan dan produksi jagung pada budidaya tanpa olah tanah di lahan bervegetasi alang-alang (Imperata cylindrica L.) Desa Resetlement Mensio Kalimantan Barat.
Judul terjemahan : The effect of nitrogen, phosphate and plant spacing on the growth and production of maize on no-tillage system in Imperata cylindrica L. vegetation in Mensio Resetlement Village, West Kalimantan.
Sumber : Jurnal Penelitian Universitas Tanjungpura : 4 (14) 1994: 55-70
Penulis : Sagiman, Saeri
Tahun Penerbitan : 1994
Deskriptor : Green manuring

79.
Judul : Pemilihan jenis untuk reboisasi lahan alang-alang (Imperata cylindrica) hasil percobaan dan pengalaman dari Kalimantan Selatan.
Judul terjemahan : Choosing species for afforestation of alang-alang (Imperata cylindrica) grasslands: experimental result and experience from South Kalimantan.
Sumber : Rimba Indonesia : 30 (1-2) 1995: 2-8
Penulis : Hadi, Tjuk Sasmito
Tahun Penerbitan : 1995
Deskriptor : Grasslands

80.
Judul : Hubungan kadar air tanah dengan konduktan stomata & transpirasi pada tanaman tiga jenis dipterokarpa di padang alang-alang dan hutan sekunder muda.
Judul terjemahan : Relationship soil water content and stomata conductance and transpiration of three dipterocarps species plantation in alang-alang grassland and in young secondary forest.
Sumber : Frontir : (18) 1996: 1-16
Penulis : Hadriyanto, Deddy
Tahun Penerbitan : 1996
Deskriptor : Soil water content

81.
Judul : Pertumbuhan alang-alang (Imperata cylindrica) yang berasal dari berbagai ketinggian tempat pada berbagai jenis naungan buatan.
Judul terjemahan : Growth of alang-alang (Imperata cylindrica) originated from different latitudes on different artificial shading types
Sumber : Jurnal Agrikultura : 7 (1) 1996: 31-36
Penulis : Kurniadie, Denny
Tahun Penerbitan : 1996
Deskriptor : Imperata cylindrica

82.
Judul : Seleksi isolat beberapa Trichoderma dan pembuatan kompos dari daun alang-alang (Imperata cylindrica L. Beauv).
Judul terjemahan : The selection of some isolates Trichoderma and the compositing leaves of sword grass (Imperata cylindrica L. Beauv)
Sumber : Jumpa: jurnal matematika dan pengetahuan alam : 5 (2) 1996: 26-37
Penulis : Jusfah, Jasmi
Tahun Penerbitan : 1996
Deskriptor : Compost

83.
Judul : Penggunaan Acacia mangium untuk rehabilitasi lahan alang-alang pada daerah tangkapan air Danau Toba sebuah (Re) view
Sumber : Seminar Hasil-Hasil Penelitian: prosiding, Prapat, 4 Mar 2000
Penulis : Achmad, Budiman
Tahun Penerbitan : 2000
Deskripsi Fisik : 13 hal.
Deskriptor : Acacia mangium
Kode Panggil : 634.975 Sem p

84.
Judul : Kesesuaian jenis pohon untuk konservasi tanah pada lahan alang-alang di sub DAS Pasudaan, Kalimantan Selatan (Tree species suitability for soil conservation on Imperata cylindrica land in Pasudaan sub Watershed, South Kalimantan)
Sumber : Ekspose Hasil dan Program Penelitian BTP DAS Surakarta: prosiding, Surakarta, 15 Jan 2000
Penulis : Prakosa, Dody
Tahun Penerbitan : 2000
Deskripsi Fisik : 17 hal.
Deskriptor : Soil conservation
Kode Panggil : 333.7315 Eks p

85.
Judul : Perbedaan pengaruh metode pelatihan dan penyuluhan kelompok terhadap peningkatan perilaku penyuluhan kelompok kader posyandu kepada ibu hamil : studi di daerah Kabupaten Dati II alang.
Judul terjemahan : Effect of different method of health education on the improvement of knowledge, attitude and behavior of pregnant women as cadres.
Sumber : Forum Ilmu Kesehatan Masyarakat : 18 (17) 1999: 86-92
Penulis : Soeparmanto, Paiman
Tahun Penerbitan : 1999
Deskriptor : /Health extension work/
Abstrak : The specific objectives study are the improvement of knowledge, attitude and behavior of health education of cadres by different methods to pregnant women of qualifications. The research was quasi-experimental in nature applying pre-post test control group design. The samples of the study were Posyandu Cadres : 200 subjects in the experimental area in the control area. The techniques questioners used to obtain the data of study. The analysed data used statistical of t-test and Anova. The results showed that qualification conducted by the different methods was able to improve the knowledge, attitude and behavior on health education of the cadres. The age and experience of cadres influence improvement of their performance. However, the age influence was lower compared with the influence of qualification given by team of educator. (Pengarang).

86.
Judul : Pengaruh perlakuan proses pulping terhadap warna kertas seni dari alang-alang (Imperata cylindrica)
Judul terjemahan : The influence of treatment in pulping process on the color of the art paper from imperata cylindrica
Sumber : Telaah: ilmu pengetahuan dan teknologi : 21 (1-2) 2000: 20-28
Penulis : Onggo, Holia
Tahun Penerbitan : 2000
Deskriptor : /Pulping//Papermaking//Imperata cylindrica/
Abstrak : Dalam rangka membuat kertas seni, telah dilakukan proses pulping alang-alang segar dan kering secara kimia menggunakan natrium hidroksida (NaOH). Penelitian bertujuan melihat pengaruh perlakuan proses terhadap warna kertas yang dihasilkan. Digunakan alat Portable Color Difference Meter Model CDX-105 dengan sistem CIE 1976 L*, a*, b* (CIELAB) sebagai pengukur warna. Pengukuran contoh kertas menghasilkan nilai L* antara 61,6-83,3; a* antara -5,8-0,1; b* antara 23-34,2; hue angle(hab*) antara 89,9-102,4 dan chroma (Cab*) antara 23,0-34,3. Kertas alang-alang yang dihasilkan dari proses soda umumnya berwarna kuning kehijauan sampai kuning. Warna hijau semakin berkurang dengan berkurangnya kadar air, bertambahnya kepekatan larutan pemasak, dan bertambahnya waktu pemasakan. Kecerahan bertambah dengan makin lamanya pemasakan dan makin pekatnya larutan. Data percobaan menunjukkan nilai kecerahan terendah diperoleh pada proses pulping alang-alang segar menggunakan NaOH 10 persen, rasio bahan terhadap larutan 1:20, waktu pemasakan 1 jam, dan secara visual kertas yang dihasilkan berwarna hijau. Nilai kecerahan tertinggi diperoleh dari proses pulping alang-alang kering menggunakan NaOH 10 persen terhadap bahan segar (sebanding dengan 27,5 persen terhadap bahan kering), rasio bahan terhadap larutan 1:10, waktu pemasakan 1,5 jam, dan secara visual kertas yang dihasilkan berwarna kuning. Warna kehijauan berasal dari pigmen klorofil yang berdasarkan pengamatan spektrum panjang gelombang (lamda) menunjukkan puncak serapan pada 661-663 nm. (Pengarang)

87.
Judul : Studi alelopati alang-alang (Imperata cylindrica L. eauv) terhadap vibialitas dan vigor beberapa benih tanaman budidaya.
Judul terjemahan : Studies of the allelopathic effect of cogonggrass (Imperata cylindrical L. Beauv) on the viability and vigor of some seeds of cultivation plant.
Sumber : Proceeding
Penulis : Pujiasmanto, Bambang
Tahun Penerbitan : 2003
Deskripsi Fisik : Hal. 67-73
Lokasi : umu
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 632.58 Kon p

88.
Judul : Deteksi kekritisan lahan dengan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (studi kasus lahan kritis sub DAS Alang, Wonogiri)
Judul terjemahan : Crititical land detection using remote sensing device and geographic information (case study of critical land basic of Catchments Area, Alang, Wonogiri
Sumber : Forum Geografi
Penulis : Harjadi, Beny
Tahun Penerbitan : 2005
Deskripsi Fisik : 19 (1) 2005: 1-15
Lokasi : maj
Deskriptor : Depleted land
DDC : 333
Abstrak : Work criteria and indicator of Catchments Area need to be determined because the success and the failure of cultivating Catchments Area can be monitored and evaluated through the determined criteria. Criteria Indicators in utilizing land, one of them is determined based on the erosion index and the ability of utilizing land ,for analyzing the land critical level. However, the determination of identification and classification of land critical level has not been determined; as a result the measurement of how wide the real critical land is always changed all the year. In this study, it will be tried a formula to determine the land critical level with various criteria such as: Class KPL (Ability of Utilizing Land) and the difference of the erosion tolerance value with the great of the erosion compared with land critical level analysis using remote sensing devices. The aim of studying land critical level detection using remote sensing tool and Geographic Information System (SIG) are: 1. The backwards and the advantages of critical land analysis method 2. Remote Sensing Method for critical land classification 3. Critical land surveyed method in the field (SIG) Collecting and analyzing data can be found from the field survey and interpretation of satellite image visually and using computer. The collected data are analyzed as: a. Comparing the efficiency level and affectivity of collecting biophysical data through field survey, sky photo interpretation, and satellite image analysis. b. Comparing the efficiency level and affectivity of land critical level data that are found from the result of KPL with the result of the measurement of the erosion difference and erosion tolerance (Pengarang)

89.
Judul : Pergeseran gulma pada lahan alang-alang akibat aplikasi herbisida glyfosat.
Judul terjemahan : Weed shifting on cogongrass land as affected by glyphosate herbicide application
Sumber : Agripura: jurnal ilmu-ilmu pertanian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura
Penulis : Nurjanah, Uswatun
Tahun Penerbitan : 2006
Deskripsi Fisik : 2 (1) 2006: 180-191
Lokasi : maj
Deskriptor : Weed control
DDC : 632
Abstrak : Perluasan areal untuk budidaya tanaman pertanian sistem tanpa olah tanah dapat dilakukan pada lahan alang-alang dengan menggunakan herbisida glyfosat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pergeseran gulma pada lahan alang-alang, akibat aplikasi glyfosat. Penelitian dilaksanakan di Desa Talang Kering, Muara Bangkahulu, Bengkulu pada bulan November 2003-Maret 2004 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang disusun secara faktorial dan diulang tiga kali. Waktu aplikasi glyfosat sebagai petak utama terdiri dari P0= glyfosat diaplikasikan pada alang-alang yang tidak dipangkas dan P2, P4 dan P6= glyfosat diaplikasikan pada 2, 4 dan 6 minggu setelah alang-alang dipangkas. Sebagai anak petak adalah dosis glyfosat yang terdiri dari H1= 1920 g b.a/ha; H2= 2880 g b.a/ha; dan H3= 3840 g b.a/ha. Hasil penelitian menunjukkan, terjadi pergeseran gulma jika glyfosat diaplikasikan 6 minggu setelah alang-alang dipangkas. Namun demikian alang-alang tetap mendominasi lahan, jika glyfosat diaplikasikan 2 minggu setelah alang-alang dipangkas. Sebelum lahan dibuka, ditemukan 10 jenis gulma dan meningkat menjadi 26 dan 38 jenis pada saat 5 dan 8 minggu setelah aplikasi (MSA) herbisida. Lima jenis rumput baru, tumbuh pada saat 5 MSA dan 8 jenis pada saat 8 MSA. Untuk jenis gulma berdaun lebar, ditemukan 14 jenis baru pada 5 MSA dan 23 jenis pada 8 MSA. Pada saat pembukaan lahan tidak ditemukan gulma jenis teki-tekian namun setelah aplikasi glyfosat ditemukan 3 jenis rumput teki.

90.
Judul : Pemanfaatan alang-alang sebagai adsorben ion logam berat nikel (Ni2+)
Sumber : Prosiding
Penulis : Sri Hastuti
Tahun Penerbitan : 2005
Deskripsi Fisik : Hal. 265-271
Lokasi : umu
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 660 Sem p

91.
Judul : Pemberantasan alang-alang (imperata cylindrica (L)) dengan metode mulsa (Mulching)
Sumber : Prosiding
Penulis : Budiman, Hadi
Tahun Penerbitan : 2005
Deskripsi Fisik : Hal. 161-164
Lokasi : umu
Deskriptor : Imperata cylindrica
Kode Panggil : 630 Tem p

92.
Judul : Akar ilalang penyembuh radang ginjal
Penulis : Ade, Agus
Sumber : Bali Pos, 30 Agu. 1992. Hal. II (dalam: Kumpulan kliping tanaman obat II. Jakarta, PIP Trubus, [s.a.]. Hal. 60)
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : Tan
Abstrak : Ada 2 jenis ilalang, yaitu ilalang rumput liar dan ilalang wangi. Ilalang wangi bermanfaat sebagai obat, bahkan dapat dimanfaatkan sebagai bumbu dapur. Dalam artikel ini dibicarakan kegunaan akar alang-alang wangi sebagai obat penyakit ginjal dan beberapa jenis penyakit lainnya.

Dokumen lengkap, hubungi:
PDII-LIPI
Telp. 021-7560537
E-mail: pdiiserpong@yahoo.com

ALANG-ALANG (ILALANG)-2






1.
Judul : Jadikan alang-alang media tanam jamur
Sumber : Minggu Pagi, 4 Okt. 1996. Hal. VIII (dalam: Kumpulan kliping jamur merang. Jakarta, PIP Trubus, s.a. Hal. 15)
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : Jam
Abstrak : Pohon alang-alang (Imperata cylindrica) dapat dijadikan media tanam pada penanaman jamur merang. Hal yang perlu diperhatikan dalam cara pengelolaan alang-alang adalah, antara peralatan yang digunakan dengan skala usaha yang dilakukan harus disesuaikan. Selain itu alang-alang yang digunakan harus segar tanpa mengandung bahan-bahan herbisida.

2.
Judul : Memberantas alang-alang
Sumber : Teknologi desa, Hal. 51-52
Penerbitan : Jakarta: BUTSI, [s.a.]
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : A-1
Abstrak : Alang-alang sangat merugikan, merusak, dan menanduskan tanah, sehingga tanah tidak dapat menghasilkan sama sekali. Pemberantasan alang-alang ini dapat dilakukan dengan menanami pohon peneduh di sekitar alang-alang. Uraian singkat ini dilengkapi dengan gambar.

3.
Judul : Cara hemat dan efektif pengendalian alang-alang (Imperata cylindrica)
Sumber : Liptan, No. 02-1997/1998
Penerbitan : Palangka Raya: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Departemen Pertanian, 1998
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : H1-31
Abstrak : Herbisida yang cukup efektif untuk mengendalikan alang-alang adalah roundup yang dalam penerapannya dapat dicampur dengan urea. Didalam artikel ini dibahas mengenai keuntungan, dosis yang digunakan, dan cara pencampuran roundup dengan urea. Selanjutnya dibahas pula mengenai kalibrasi, cara dan penghematan biaya dalam penyemprotan roundup campuran pada alang-alang. Dengan pemberian roundup ini dapat menghemat biaya pemeliharaan tanaman sebesar 38.

4.
Judul : Penanaman kemiri di padang alang-alang
Sumber : Warta Penelitian Pengembangan Pertanian, (Sep.) 1981: 1 (dalam: Kumpulan kliping kemiri. Jakarta, PIP Trubus, 1993. Hal. 20-21)
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : Kem
Abstrak : Artikel ini membahas mengenai usaha penanaman kemiri di padang alang-alang untuk menanggulangi lahan rawan. Dalam tulisan ini, dipaparkan pertimbangan pemilihan kemiri untuk memberantas alang-alang, kegunaan-kegunaan kemiri, dan cara penanamannya di padang alang-alang.

5.
Judul : Tanaman kemiri dapat menekan pertumbuhan alang-alang
Penulis : Sudarmonowati, Enny
Sumber : Suara Pembaruan, 16 Okt. 1991. Hal. X (dalam: Kumpulan kliping kemiri. Jakarta, PIP Trubus, 1993. Hal. 1-2)
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : Kem
Abstrak : Artikel ini membahas pemanfaatan biji dan tanaman kemiri untuk penyedap makanan, obat-obatan, penerangan, dan menekan pertumbuhan alang-alang bila ditanam di lahan kosong. Dalam artikel ini dijelaskan pula cara-cara penanamannya.

6.
Judul : Pemanfaatan padang alang-alang
Sumber : Liptan, No.21/SR-RA/TAN/P2TP/INPPTP-PDG/95-96
Penerbitan : Padang: INPPTP Padang, Departemen Pertanian, [1996]
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : V2-302
Abstrak : Pembukaan lahan alang-alang secara tanpa olah tanah (TOT) dan olah tanah sederhana (OTS) bisa menghemat tenaga dan biaya serta mempertahankan kelestarian lahan dan meningkatkan kesuburan tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembukaan padang alang-alang introduksi TOT dan OTS hanya memerlukan biaya 43 sampai dengan 82. Berikut ini dibahas tentang beberapa metode pelaksanaan pemanfaatan padang alang-alang antara lain; pengendalian alang-alang, pengolahan tanah, sistem tanam, penanaman, pengapuran dan pemupukan, pengendalian hama, pengendalian gulma, panen dan pembijian.


7.
Judul : Pengelolaan padang alang-alang untuk tanaman pangan
Sumber : Liptan, No. 8/SR/TAN/P2TP/IPPTP-PDG/96-97
Penerbitan : Padang: IPPTP Padang, Departemen Pertanian, 1997
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : V2-329
Abstrak : Padang alang-alang dapat dijadikan lahan tanaman pangan bila dikelola dengan baik. Dijelaskan dalam brosur ini pengolahan padang alang-alang yang terdiri dari pengendalian atau penekanan pertumbuhan alang-alang yang dapat dilakukan secara mekanis, serta secara kimia, pengolahan tanah dan perbaikan kesuburan tanah dengan menggunakan bahan organik dan kapur.

8.
Judul : Pola tanaman pangan pada lahan alang-alang
Sumber : Liptan, No.14/TAN/P2TP/IPPTP - PDG/1996 - 1997
Penerbitan : Padang: Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian,Departemen Pertanian, 1996
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : V2-287
Abstrak : Alang-alang merupakan tanaman kelompok gulma. Brosur ini membahas pemamfaatan padang alang-alang untuk usaha budi daya tanaman. Diuraikan pola tanaman setahun, persyaratan tumbuh tanaman pada lahan kering seperti iklim dan keadaan tanah, sifat morfologis dan fisiologis tanaman serta kesejateraan petani.

14.
Judul : Pengendalian terpadu alang-alang untuk budidaya kedelai
Penulis : Lamid,Zainal; Dt. Tambijo,A.
Penerbitan : Solok: Balai Penelitian Tanaman Pangan Sukarami, 1995, hal. 73-79
Kode Panggil : 31
Abstrak : Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan cara pengendalian alang-alang yang efektif dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Delapan cara pengendalian alang-alang dikombinasikan dengan pengendalian gulma sebagai perlakuan disusun menggunakan rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan. Data menunjukkan bahwa penyiapan lahan alang-alang secara tebas-bakar-bajak 2 kali-garu diikuti aplikasi alachlor 2 HST cukup efektif menekan tumbuh kembali alang-alang dan gulma sekunder lainnya, sedangkan pengendalian terpadu alang-alang dengan cara bajak 2 kali-garu-alachlor atau butachlor harus diikuti dengan siang tangan 1 kali pada saat tanaman berumur 30 HST. Cara ini cukup efektif mengendalikan alang-alang pada pertanaman kedelai. Dan pemberian herbisida yang diikuti dengan siang tangan 1 kali pada saat tanaman berumur 30 hari sangat diperlukan bila lahan alang-alang dibajak 2 kali, cara ini memberikan hasil biji kering kedelai 10-34 lebih tinggi dari cara petani.

15.
Judul : Alang-Alang (Pasal 2)
Penulis : Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan & Balai Penelitian Bahan-Bahan
Penerbitan : Jakarta: Dep. Pekerjaan Umum c.q. Direktorat Jenderal cipta Karya, 1980, hal.2
Kode Panggil : 69
Abstrak : Alang-alang adalah sejenis rumput-rumputan (graminae) yang digunakan sebagai elemen bangunan sederhana (atap/dinding). Persyaratan untuk memenuhi standar bahan bangunannya adalah alang-alang harus mempunyai panjang minimum 1 m dan harus kering betul, berwarna kuning jerami kehijau-hijauan, dan tidak boleh berwarna coklat. Standar ketentuan dapat mengacu pada PUBI.1970 (N1-3). (Hus)

16.
Judul : Pengembangan jagung pada lahan alang-alang
Penulis : Ridwan
Sumber : Sinar Tani, 25 Agu. 1993. Hal. II (dalam: Kumpulan kliping jagung I. Jakarta, PIP Trubus, [s.a.]. Hal. 67-68)
Lokasi Artikel : TTG
Kode Panggil : Jag
Abstrak : Upaya untuk meningkatkan produksi jagung melalui ekstensifikasi, dapat dilakukan dengan penanaman jagung di lahan alang-alang. Walaupun kurang subur, dengan pengelolaan yang baik, produktivitas lahan dapat ditingkatkan. Pada artikel ini diuraikan prospek jagung yang ditanam di lahan alang-alang serta pola tanam yang dianjurkan.

Dokumen lengkap, hubungi:
PDII-LIPI
Telp. 021-7560537
E-mail: pdiiserpong@yahoo.com

Temukan Blueprint Rahasia untuk Meraih Ribuan Dollar melalui Affiliate Marketing